Coblos yuk!

Setelah menanti kiriman surat suara via pos, akhirnya petang kemarin sampailah surat suara itu di kotak pos rumah kyoto YU, ya perdana melaksanakan hak pilih di luar Indonesia merupakan pengalaman yang unik. Setelah menginap semalam amplop surat suara tanpa diotak-atik, akhirnya pagi ini menunaikan hak pilih untuk ikut berpartisipasi dalam menentukan pemimpin Indonesia lima tahun kedepan.

Amplop Surat Suara

Di dalam amplop ini ternyata tidak hanya berisi surat suara namun ada beberapa berkas pelengkap yang merupakan satu kesatuan yang penting untuk dipahami agar tidak ada kesalahan dalam melakukan hak pilih.
  1. Surat suara
Tampilan surat suara depan

Tampilan surat suara belakang

tampilan foto capres
 2. Panduan pencoblosan
 3. Model C6
 4. Amplop Balasan
 5. Amplop coklat untuk berkas surat suara yang sudah dicoblos
Tampilan keseluruhan berkas yang ada
Setelah berkas lengkap sesuai panduan pencoblosan maka saatnya untuk mencoblos.  Ya persaingan pilpres tahun ini cukup menarik karena hanya diikuti oleh dua pasang capres cawapres sehingga polarisasi semakin jelas. Meskipun tidak ada pasangan yang ideal namun yang terpenting adalah pasangan mana yang paling sedikit keburukannya baik dari masing-masing pasangan tersebut ataupun dari orang-orang dibelakang mereka. 

Bila dilihat dari sisi pasangan sesungguhnya masing-masing pasangan ini memiliki keunggulan dan kekurangan, lumrah. Pasangan 1 digambarkan sebagai pasangan yang memiliki ketegasan dan visioner ala militer yang melekat pada sosok Prabowo lalu dilengkapi dengan Hatta yang taktis manajerial. sedang pasangan 2 dikenal dengan sosok blusukan pekerja ala Jokowi, dan spontanitas taktis pada sosok JK. 

Namun jika dibicarakan mengenai siapa-siapa pendukungnya, pasangan 1 didukung oleh Gerindra dan sebagian besar parpol islam seperti PPP, PAN, PKS dan PBB, belakangan Golkar dan PD ikut bergabung mendukung. sedangkan Pasangan 2 didukung oleh PDIP, PKB, Nasdem dan Hanura. Selain dukungan partai hal menarik yang perlu dicermati adalah dukungan tokoh-tokoh pada masing-masing pasangan. Ada beberapa tokoh seperti Kyai Aqil, Kyai Makmun, Ust Arifin Ilham, Aa Gym, Habib Riziq yang mendukung pasangan 1, sedang pasangan 2 terdapat nama-nama seperti Kang Jalal(Tokoh Syiah), Prof Musdah (aktifis JIL/Pendukung LGBT). Dua nama terakhir inilah yang menyebabkan penulis perlu untuk menentukan pilihan kepada pasangan 1.

Bismillah saya pilih pasangan nomor urut 1 untuk Indonesia Bangkit... semoga bisa menjadi bagian dari ikhtiar dalam menentukan pemimpin Indonesia yang lebih baik.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akhirnya ...

Tour de Europe Part 1

perjalanan 4 ... Dan Kejadian Itu Berulang ...