Perjalanan ini telah mencapai separuh usia "normal" umat Muhammad SAW, memasuki fase 3 dari puluhan tahun yang telah terlewati. Sekelumit asa terus dipatri menuju diri yang senantiasi terhiasi amal dan perbuatan yang selalu lebih baik dari sebelumnya. Allahumma bariklana fii umurii... Ya Allah yang Maha Baik, berkahilah usia hamba agar selalu dalam penjagaan-Mu dan keridhoan-Mu. Aaminn



Untaian doa yang telah terpanjatkan oleh diri dan kekasih hati, semoga menjadi api yang senantiasa membakar diri agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Allahumma taqobbal du'ana, innaka antas sami'ud du'a ... Aamin.

Setelah melewati malam yang panjang dengan untaian doa dan syukur maka hari ini dihiasi dengan perjalanan menyenangkan, ya amat menggembirakan karena setelah hampir sekian bulan terlewati dengan aktifitas sekolah di Bandung dan aktifitasnya bekerja "kembali" yang rutin, akhirnya kami menemukan waktu yang sedikit untuk menikmati "hangout" kembali. Menyusuri kembali jalanan sepanjang Cibinong-Bogor, Cibinong - Depok dengan menunggang kuda besi yang selalu siap menemani kami. 

Hari Sabtu, tanggal 26 Oktober lalu, kami menikmati perjalanan "ngedate" part 1 menuju Bogor. Ya meski tadinya hanya berniat untuk memperbaiki kartu SIM yang rusak, ternyata selama perjalanan, kami memperluas rencana dengan "kencan indah". :p. Usai mendapatkan kartu SIM yang baru dengan nomor yang sama, maka berangkatlah kami ke Botani Square... horeeeee....


Hari ini, tepat #30 perjalanan waktu terlampaui kamipun melaksanakan kencan part 2 dengan penuh kegembiraan. Ya kami-pun berencana untuk ngedate di sebuah rumah makan jepang yang terletak di bilangan Jalan Margonda Depok. 

Sushi Miya8i ... sebuah resto yang menyediakan beraneka masakan Jepang dengan rasa untuk lidah Indonesia katanya. Tepat pukul 14, setelah menjemput @istachan sang pujaan hati di tempat kerjanya, berangkatlah kami diiringi suasana mendung romantis selama perjalananan menuju Depok dengan menunggang si Jupi. Hal yang menggelikan terjadi selama kencan kami di resto ini, :D... ketika para pelayan memandang heran selama kami menyantap hidangan Shabu-shabu set komplit. hehehe... kepedean yang berbuah kisah unik bagi orang-orang yang menahbiskan diri menyukai segala hal berbau negeri sakura. :P

Sepenggal kisah:

" Me : Mas2 sini (sambil melambaikan tangan pada seorang pelayan resto pria),
  P    : Ya pak...
  Me : Mas ini bagaimana?
  P    : Oh... seharusnya semua dimasukkan kedalam panci pak, harusnya dari awal...
  Me : Oh... gitu ya, ga tau mas, baru nyoba :tersenyum simpul: terus tadi ga diberi tahu... (ngeles)
  P    : Oh ga dikasih tau ya mas.
  Me : Ya, Terima kasih mas."

Sembari dalam hati bergumam, ah biarin aj, jadi pelajaran. Nanti ketika April tahun depan, udah tau cara makan shabu-shabu :D


Alhamdulillah... Puji syukur kepada-Mu ya Allah atas segala nikmat umur yang telah kau berikan, #30 adalah usia yang sudah cukup untuk memberikan yang terbaik bagi diri, keluarga, masyarakat dan agama ini. Semoga memasuki usia ini, kedewasaan berpikir dan bertindak menjadi laku utama dalam kehidupan sehari-hari.... Aaminn..

"Demi masa, sesungguhnya manusia selalu dalam kerugiaan, kecuali orang yang beriman dan beramal shalih dan saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran"

"Sesungguhnya manusia menjadi orang yang celaka jika hari ini lebih buruk dari hari sebelumnya, menjadi orang yang merugi jika hari ini sama dengan hari sebelumnya dan menjadi manusia paling beruntung jika hari ini lebih baik dari hari kemarin... Ingat masa muda sebelum datang masa tuamu, ingat masa lapang sebelum tiba masa sempit, ingat dan isi kehidupan dengan kebaikan dan amal shalih sebelum ajal menjemput"

Apakah kamu tidak berpikir? ( renungan / muhasabah / refleksi diri untuk perjalanan #30 )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akhirnya ...

Tour de Europe Part 1

perjalanan 4 ... Dan Kejadian Itu Berulang ...