Saat itu adalah untuk pertama kalinya kami merasakan jalan-jalan berdua, senangnya hati setelah sekian lama selalu bersama-sama teman yang lain. Ya hari itu kami habisi dengan mengunjungi sebuah pusat perbelanjaan di Kyoto, Teramachi Sanjo. Setelah menyusuri setiap toko yang menjajakan berbagai jenis dan macam barang maka akhirnya kami membeli beberapa oleh-oleh untuk saudara dan teman nun jauh di Indonesia, beberapa helai baju, lalu kamipun membeli baju khas jepang yukata untuk dia dan ponakan kami yang baru lahir. Setelah malam beranjak kamipun mulai berjalan menuju halte bis No. 17. (ternyata di Kyoto ada dua bis dengan nomor yang sama yaitu 17, bis pertama dengan tujuan Ohara, dan yang lainnya menuju Ginkaku-ji) Peristiwa yang memberi kesan adalah disaat kami kebingungan mengenai halte bis, dan setelah mengejar bis yang telah beranjak sekian menit akhirnya kami menunggu untuk bis selanjutnya maka tiba-tiba dari arah belakang datang seorang kakek berusia 70-an (ceritanya) dengan b...
Komentar
Posting Komentar